Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Emas Tak Dibeli dengan Alasan Uang Habis, Pendulang Tersulut Emosi Hingga Anarkis

Redaksi
24 Februari 2026
Last Updated 2026-02-24T05:10:49Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


 Timika,Media Jurnal Investigasi  – Aparat kepolisian di Kabupaten Mimika berupaya membubarkan aksi massa pendulang emas tradisional yang memblokir jalan dengan membakar ban bekas di depan deretan toko emas kawasan Pasar Gorong-gorong, Jalan Ahmad Yani, Timika, Senin (23/2/2026).


Aksi blokade yang berlangsung sejak siang hari itu menyebabkan arus lalu lintas di kawasan pusat pertokoan emas terganggu signifikan. Massa menutup badan jalan dan menghalangi kendaraan yang hendak melintas.


Berdasarkan pantauan di lokasi, aparat kepolisian berusaha mengendalikan situasi dengan membubarkan massa yang bertahan di tengah jalan. Untuk memukul mundur kerumunan yang dinilai semakin tidak terkendali, petugas melepaskan gas air mata. Sebagian massa merespons tindakan tersebut dengan melemparkan batu ke arah aparat.


Ketegangan antara kedua belah pihak berlangsung hingga malam hari.


Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengatakan pihaknya telah mengerahkan sekitar 50 personel gabungan untuk mengamankan lokasi aksi.



“Kami telah mengirimkan sekitar 50 personel gabungan untuk mengendalikan situasi dan menjaga keamanan di lokasi,” ujarnya.


Ia menjelaskan, kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pemilik toko emas guna memastikan kondisi keamanan tetap terkendali. Rencananya, aktivitas pertokoan akan kembali dibuka pada hari berikutnya setelah situasi dinyatakan aman.


“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pemilik toko emas, dan direncanakan operasional toko bisa kembali normal besok,” katanya.


Terkait kemungkinan adanya korban dalam insiden tersebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan untuk memastikan kondisi di lapangan.


Selain di Jalan Ahmad Yani, aparat juga melakukan penyisiran di kawasan Jalan Bougenville dan Jalan Leo Mamiri, tepatnya di depan Kantor PLN, dengan kembali menembakkan gas air mata guna membubarkan kelompok massa yang dinilai masih melakukan perlawanan.


Sejumlah orang telah diamankan dan dibawa ke tempat pemeriksaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih bersiaga di sejumlah titik guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan lanjutan. 


Hendrik Jeff

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl