Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Lecehkan Siswi SD, Kakek Penjual Mainan Diarak Warga Sampali

Redaksi
07 Februari 2026
Last Updated 2026-02-07T03:46:56Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Labuhan batu,Media Jurnal Investigasi -Awal mula kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan siswi di tiga SD Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, yang dilakukan oleh seorang kakek terungkap setelah sejumlah siswa melapor kepada guru di sekolah mereka.


“Terungkapnya kasus itu karena ada pengakuan murid yang melapor ke wali kelas mereka. Dari pihak sekolah dikembangkan permasalahan ini,” ucap Kepala Dusun (Kadus) setempat, Zulfan, Jumat (6/2/2026).


Setelah menerima laporan, pihak sekolah mengumpulkan para siswa yang diduga menjadi korban. Dalam proses tersebut, beberapa siswa akhirnya mengakui perbuatan yang dialami dan melaporkannya kepada dewan guru serta kepala sekolah.


Tak menunggu waktu lama, Kamis (5/2/2026) beberapa guru dan kepala sekolah serta kepala Dusun mendatangi terduga pelaku L. Saat itu, pria 65 tahun itu baru masuk ke area sekolah dan masih menyusun barang dagangannya.


“Dia sehari-hari berjualan mainan, pulpen, bando, dan lain-lain. Sudah sekitar dua tahunan jualan di sini,” tutur Zulfan.


Informasi yang diterima Zulfan dari tiga kepala sekolah, korban diketahui rata-rata merupakan siswi kelas 3 dan 4 SD. Modus yang digunakan L dengan iming-iming uang kepada korban.


“Iming-imingnya mainan dan uang, ada Rp2.000, ada Rp5.000, ada juga yang tidak dikasih,” ucapnya.


Selain itu, dari pemeriksaan awal pihak desa dan kepala sekolah, ditemukan bahwa L mengambil foto setiap korbannya menggunakan handphone. Foto-foto tersebut kemudian dicocokkan dengan data siswa.


“Karena ada foto korban di handphone terduga pelaku. Setiap korbannya difoto. Kami lihat foto itu, lalu kami panggil muridnya dan beberapa wali,” katanya.


Dilanjutkannya, "ada yang katanya dibuka roknya. Ada yang dicium, dipeluk dan lain sebagainya," ujarnya.


Untuk kepentingan penyelidikan, ponsel milik terduga pelaku L telah diserahkan ke Polrestabes Medan.


"Hanphone-nya juga sudah kami serahkan sekalian ke polisi," tuturnya.


Sebelumnya diberitakan, seorang kakek berusia 65 tahun diserahkan ke Polrestabes Medan karena diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah siswa di tiga sekolah dasar di Desa Sampali. 

Nanang

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl