Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Sekjen ANKER Dorong Studi Tiru Koperasi Desa untuk Cegah Penyalahgunaan Anggaran di Bekasi

ade nur
31 Maret 2026
Last Updated 2026-03-31T04:12:58Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Kabupaten Bekasi, Media Jurnal Investigasi — Sekretaris Jenderal Aliansi Anti Korupsi Bersama Rakyat (ANKER), Ahmad Syahbana, menegaskan pentingnya pelaksanaan pelatihan dan studi tiru bagi anggota Koperasi Desa Merah Putih sebagai langkah konkret mencegah penyalahgunaan anggaran desa.


Dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (31/3/2026), Ahmad menyebut kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas kepala desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) sejak tingkat pemerintahan paling bawah.


“Kegiatan pelatihan dan studi tiru ini penting untuk menggali potensi serta meningkatkan kompetensi kepala desa, terutama dalam pengelolaan anggaran agar tidak terjadi pelanggaran hukum,” ujarnya.


Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan menjadi kebutuhan mendesak, khususnya bagi kepala desa yang baru menjabat.


Ahmad menjelaskan, kegiatan studi tiru juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menempatkan pemerintah desa sebagai ujung tombak pembangunan serta pengelolaan potensi lokal.


“Dengan pelatihan yang tepat, kepala desa diharapkan mampu membangun desa yang mandiri, maju, dan sejahtera,” tambahnya.


Terkait adanya penolakan dari sejumlah pihak terhadap kegiatan studi tiru, Ahmad menilai hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam perbedaan pendapat. Namun, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tetap relevan dan dibutuhkan.


Ia juga membantah adanya isu dugaan “cashback” dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, yang menurutnya tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan publik.


“Isu tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan justru dapat merusak upaya pembenahan yang sedang dilakukan pemerintah desa,” tegasnya.


Ahmad berharap kegiatan pelatihan dan studi tiru bagi anggota Koperasi Desa Merah Putih dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl