Majalengka,jurnalinvestigasi.com - Simpantik Paman Bansos yang dipimpin langsung Camat Leuwimunding, H. Wawan Kurniawan,S.Sos., M.T., menuntaskan pemasangan stiker bansos bagi Keluarga Penerima Manfaat atau prasejahtera di Desa Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka Jawa Barat.
Pemasangan di Desa Tanjungsari ini menjadi titik terakhir dari total, 14 desa se-Kecamatan Leuwimunding.
Kegiatan berlangsung Kamis, (30/4/2026).
Dengan menyasar rumah warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan bansos lainnya.
Transparansi dan Tepat Sasaran, Camat Leuwimunding, Wawan Kurniawan menegaskan stikerisasi bertujuan mewujudkan transparansi penyaluran bansos agar tepat sasaran dan mencegah penyelewengan.
"Dengan stiker ini, publik bisa ikut mengawasi.Jika ada warga mampu tapi terpasang stiker, atau warga miskin tapi tidak terdata, segera lapor ke desa atau kecamatan, " ujar Wawan saat memimpin langsung pemasangan.
Simpantik Paman Bansos melakukan verifikasi data ke lapangan bersama pemerintah desa dan pendamping sosial. Warga yang ditempeli stiker adalah hasil musyawarah desa dan sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Apresiasi Warga Desa Tanjungsari menyambut positif program ini. Salah satunya Utu Jasmani, warga penerima manfaat.
"Bagus sekali dengan ada stiker begini. Jadi jelas siapa yang dapat bantuan. Kami merasa lebih diperhatikan dan tidak takut ada yang salah sasaran lagi," kata Utu Jasmani saat ditemui di rumahnya.
Kepala Desa Tanjungsari, Nanang Gunawan juga menyampaikan apresiasi karena desanya menjadi penutup rangkaian stikerisasi se-kecamatan Leuwimunding.
Ia berharap data penerima makin akurat dan bantuan benar benar dirasakan warga yang membutuhkan.
"Dengan tuntasnya pemasangan di Tanjungsari, Kecamatan Leuwimunding. Resmi menyelesaikan program stikerisasi bansos di 14 desa. Selanjutnya data akan dievaluasi berkala untuk pemutakhiran." ungkap Nanang
Herdis Muhammad Noer

