Jelajahi

Kategori
Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates
{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js

Pdt. Anton Wamang Cabut Tuduhan terhadap TNI, Kasus Kematian Putrinya Masih Misterius

Redaktur
17 Mei 2026
Last Updated 2026-05-17T02:41:52Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

 


Timika, Media Jurnal Investigasi– Pendeta Anton Wamang, S.Th., M.A., ayah kandung almarhumah Nalince Wamang, akhirnya menyampaikan klarifikasi terbuka terkait pernyataannya sebelumnya yang sempat menyebut adanya keterlibatan oknum TNI dalam insiden penembakan di wilayah Camp Wini MP.69 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.


Klarifikasi tersebut disampaikan melalui rekaman video yang beredar di kalangan awak media di Timika, Sabtu (16/5/2026), di tengah suasana duka yang masih menyelimuti keluarga korban.


Dalam keterangannya, Pdt. Anton Wamang mengaku bahwa pernyataan terdahulu muncul dalam kondisi emosional akibat kehilangan putri tercintanya. Ia menyebut rasa terpukul dan tekanan batin membuat dirinya terburu-buru menyampaikan kesimpulan kepada publik sebelum adanya kepastian hasil penyelidikan.


“Sebagai seorang ayah, saya sangat terpukul atas meninggalnya anak kami. Dalam keadaan sedih dan emosi, saya menyampaikan pernyataan yang ternyata belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujar Anton Wamang.


Ia juga mengakui adanya pengaruh informasi dari pihak-pihak tertentu yang turut memengaruhi emosinya saat itu.

Namun setelah menerima penjelasan mengenai kronologi kejadian dan mengetahui proses investigasi masih berjalan, dirinya memilih menarik kembali pernyataan tersebut.


Menurut Anton, hingga kini pelaku penembakan yang menyebabkan tewasnya Nalince Wamang belum dapat dipastikan. Ia menegaskan kasus tersebut masih dalam proses pendalaman oleh aparat TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya.


“Sampai saat ini pelaku penembakan belum dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab sebelum proses hukum selesai dilakukan secara menyeluruh.


Dalam pernyataannya, Pdt. Anton Wamang juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas pernyataan sebelumnya yang sempat berkembang luas di tengah masyarakat.


“Saya menarik kembali pernyataan saya sebelumnya dan berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara objektif untuk menemukan pelaku sebenarnya,” tegasnya.


Meski menarik tudingan terhadap TNI, keluarga korban tetap berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap fakta di balik insiden penembakan tersebut dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.


“Kami keluarga tetap meminta keadilan bagi anak kami. Siapa pun pelakunya harus diproses sesuai hukum,” ujarnya.


Kasus kematian Nalince Wamang sendiri hingga kini masih menyisakan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah pihak berharap proses investigasi dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi maupun informasi yang berkembang tanpa dasar.


Di tengah situasi yang sensitif, masyarakat juga diimbau tetap menjaga kondusivitas keamanan dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional serta independen demi mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut. (W.Y) 


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl