Media Jurnal Investigasi | Mimika, Papua Tengah — Salah satu korban yang sebelumnya dilaporkan menjadi sandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dari wilayah Bela 1, Kampung Bemoki, Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (14/9/2026).
Korban diketahui bernama Demerina Uamang (23), warga Kampung Jinonin, Kecamatan Hoya, Kabupaten Mimika. Evakuasi dilakukan menggunakan Helikopter Polri P-3002 dari wilayah Bela 1 menuju Timika.
Helikopter Polri P-3002 yang dipiloti AKBP Asran Koto bersama co-pilot Ipda Bambang S. dan mekanik Aipda Agus S. bertolak dari Bandara Mozes Kilangin Timika pada pukul 07.26 WIT.
Setelah menempuh perjalanan menuju wilayah Alama, helikopter tersebut kemudian mendarat di Lapangan Hijau Mako Brimob Yon B Pelopor pada pukul 09.07 WIT.
Setibanya di Timika, korban langsung diterima oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, S.I.K., M.Tr.Mil., M.Han. bersama Danyon B Pelopor Kompol Tahir, S.H.
Selanjutnya, Demerina Uamang dibawa menggunakan ambulans RS Bhayangkara Mimika menuju RS Bhayangkara Mimika di kawasan Mile 32 untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis.
Proses evakuasi tersebut melibatkan unsur Polda Papua Tengah, Polres Mimika, Satgas Operasi Damai Cartenz, personel Brimob, serta kru Helikopter Polri.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., bersama sejumlah pejabat Polda Papua Tengah dan tim terkait turut hadir di RS Bhayangkara Mimika pada pukul 10.06 WIT untuk menjenguk serta memastikan kondisi korban yang berhasil diselamatkan.
Dalam proses penjemputan, turut hadir Ketua MRP Provinsi Papua Tengah Agustinus Anggaibak, S.M., bersama Alorina Katagame yang merupakan kakak korban serta sejumlah pihak lainnya.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan keberhasilan evakuasi tersebut.
“Puji Tuhan, hari ini kita berhasil mengevakuasi salah satu korban penculikan atas nama Nemerina Uamang,” ujar Kapolres Mimika.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi langkah penting dalam upaya penyelamatan korban serta memastikan korban mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis setelah berhasil keluar dari wilayah Bela 1, Distrik Alama.
(Wempie Yance)


