Bekasi - Jurnalis investigasi.com-Program pekerjaan em.bung/ Long Strange. penampungan air untuk mengairi lahan pertanian di musim kemarau.di harapkan petani Desa Lenggah sari
akan menjadi andalan petani untuk mendapatkan pasokan air saat masih rendahnya curah hujan dan kurangnya pasokan air irigasi.
"Ini lah yang terjadi di Desa Lenggah sari Kecamatan Cabang Bungin Bekasi. Jawa Barat.
em.bung yang dikelola (pemdes) tersebut di harapkan akan tetap menampung air ketika dilanda kekeringan akibat rendahnya curah hujan.
“Dengan adanya em.bung ini, peningkatan yang diharapkan semula 1,5 menjadi 2. Produktivitasnya mencapai 5.56 ton per hektare,” jelas Sujana.
Dengan adanya em.bung, warga dan petani masih bisa mendapatkan air untuk bercocok tanam dan kebutuhan lainnya.
(Pemdes) Desa Lenggah sari, sujana. juga mengatakan sumber air Em.bung berasal dari kali Citarum yang di sedot melalu jenset. yang dikelola 10 anggota mitra pengairan.
“Kalau untuk pertanian luas layanannya hingga 300.hektar, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk pertanian warga. hanya untuk kebutuhan air lahan pertanian dan palawija saja,” kata Sujana.
Manfaat infrastruktur air seperti Em.bung, dan parit, serta long storange memang baru terasa ketika kemarau tiba. Karena itulah, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berpesan agar pemerintah melakukan upaya antisipasi perubahan iklim, khususnya kemarau.
“Bangunan penampungan air seperti Em.bung dan parit akan bermanfaat, meskipun debit air kecil. Air masih bisa ter alirkan ke sawah-sawah petani, sehingga petani bisa menambah pertanaman dalam setahun, dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam, "jelas Sujana.
yang akrab disapa pak jana, ini pun menyatakan infrastruktur air juga sangat berguna dalam pengelolaan air lahan kering dan tadah hujan.
“Saya pesan kepada petani dan masyarakat agar menjaga dan memelihara Em.bung dengan baik. Jangan sampai rusak atau terbengkalai karena ini kan manfaatnya selain buat petani juga masyarakat bisa menggunakan air di sini saat kekeringan," tutur nya.
( Udin )



