Majalengka,Media Jurnal Investigasi-Perang statement dari massa pendukung calon kepala daerah Kabupaten Majalengka semakin, memanas, apalagi menjelang masa pencoblosan.
“Hati harus tetap dingin. Sesuai kandungan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, yang mengajarkan kita untuk menghormati keyakinan dan pandangan orang lain,” ujar Jefry Romdonny dihadapan peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI.
“Dalam konteks Pilkada, penerapan nilai ini terlihat dari sikap saling menghargai perbedaan pilihan politik, tidak memaksakan pandangan, serta menjunjung tinggi moral dan etika dalam berinteraksi. Selain itu, kita juga diajak untuk berdoa bersama agar proses Pilkada berjalan lancar dan damai, sesuai dengan ajaran agama masing-masing,” lanjut Anggota MPR RI Periode 2024-2029.
“Kemudian, kita pula menerapkan sila ketiga, Persatuan Indonesia, untuk mencegah konflik antarwarga akibat perbedaan pilihan politik. Sila ketiga ini mengajarkan pentingnya persatuan di atas kepentingan kelompok atau pribadi,” sambung Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka.
“Menjelang Pilkada, kita bisa menerapkannya dengan mengutamakan dialog daripada debat yang berujung konflik, menghindari ujaran kebencian di media sosial, dan mengingat bahwa tujuan kita bersama adalah membangun daerah yang lebih baik. Jangan biarkan perbedaan pilihan politik memecah belah hubungan antarwarga yang selama ini sudah harmonis,” pesan lulusan Pondok Pesantren Gontor.
Bertempat di GOR Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Majalengka, Jefry menekankan agar kita harus memahami pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi situasi politik daerah yang berpotensi memecah belah.
Warga yang hadir, pada kesempatan tersebut, juga berkomitmen untuk saling menghormati perbedaan pilihan politik; Tidak menyebarkan ujaran kebencian atau hoaks; serta mendukung pemerintah desa dalam menjaga kedamaian pasca Pilkada.
Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Majalengka Dinar Tisnawati dan Ano Suksena.
(GN)