Tomohon, Jurnal Investigasi – Upaya peningkatan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan terus dilakukan melalui kegiatan preservasi pada ruas strategis Manado–Tomohon. Pekerjaan ini difokuskan untuk memastikan kondisi jalan tetap layak dan aman dilalui, khususnya menjelang momentum arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan preservasi tersebut mencakup penanganan titik-titik kerusakan jalan, terutama lubang yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Langkah ini dinilai penting mengingat ruas Manado–Tomohon merupakan jalur vital dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi, baik kendaraan pribadi maupun angkutan barang dan jasa.
Pelaksana Teknis Lapangan PT Takabeya, Aldy, menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. Salah satu strategi yang diterapkan adalah pelaksanaan pekerjaan pada malam hari.
“Pekerjaan kami laksanakan pada malam hari, di mana intensitas kendaraan relatif menurun. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir gangguan lalu lintas serta menghindari potensi kemacetan, khususnya pada titik-titik rawan seperti wilayah Pineleng dan sekitarnya,” ujar Aldy saat ditemui media, Senin (16/03), di sela-sela aktivitasnya.
Ia menambahkan bahwa kawasan Pineleng dikenal sebagai salah satu titik krusial yang kerap mengalami kepadatan kendaraan, terutama pada momen tertentu seperti hari besar keagamaan, libur panjang, dan akhir pekan. Oleh karena itu, pengaturan waktu pekerjaan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Lebih lanjut, pihak pelaksana juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung kelancaran pekerjaan tersebut. Dukungan pengguna jalan dinilai sangat diperlukan agar seluruh proses preservasi dapat berjalan optimal dan hasilnya dapat segera dirasakan.
“Kami memohon pengertian dan dukungan dari seluruh pengguna jalan. Harapannya, pekerjaan ini dapat diselesaikan tepat waktu dan manfaatnya bisa langsung dirasakan saat arus mudik dan perayaan hari raya,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) melalui Satuan Kerja Wilayah I menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional. Pekerjaan tambal sulam yang saat ini dilaksanakan merupakan bagian dari langkah responsif terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan.
“Pekerjaan ini diharapkan mampu mengurangi keluhan pengguna jalan, khususnya menjelang Idul Fitri. Kami berupaya maksimal agar ruas jalan Manado–Tomohon dapat digunakan tanpa kendala, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna,” ujar perwakilan satker.
Preservasi jalan ini menjadi bagian dari strategi pemeliharaan rutin yang tidak hanya bersifat reaktif terhadap kerusakan, tetapi juga preventif guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan tingkat kecelakaan dapat ditekan serta distribusi logistik dan mobilitas masyarakat tetap lancar selama periode Lebaran.
Sebagai informasi, ruas Manado–Tomohon memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Sulawesi Utara. Oleh karena itu, kualitas dan kelayakan jalan menjadi prioritas utama pemerintah dalam rangka menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Dengan dikebutnya pekerjaan preservasi ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan peningkatan signifikan dari sisi kenyamanan berkendara, sekaligus menciptakan perjalanan yang lebih aman selama momen Hari Raya Idul Fitri.
(Meidi)


